Artikel merupakan tulisan yang memuat fakta dan pandangan penulis yang disusun untuk dipublikasikan melalui media cetak maupun media sosial. Penulisan artikel bertujuan menyampaikan gagasan atau pemikiran dengan dukungan data dan fakta yang dikemas secara tertulis. Melalui artikel, penulis dapat memberikan pengaruh kepada pembaca, baik untuk meyakinkan, memberikan pengetahuan, maupun menghadirkan hiburan.
Artikel disusun berdasarkan fakta yang benar-benar terjadi sehingga isinya bukan merupakan rekayasa penulis maupun cerita mitos. Tulisan dalam artikel bersifat faktual dan informatif karena memuat kebenaran yang sesuai dengan kenyataan serta menyajikan informasi yang bersumber dari data atau hasil penelitian yang dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, artikel juga mengandung opini atau gagasan subjektif dari penulis, namun pemikiran tersebut tetap didukung oleh fakta, teori, atau hasil penelitian yang relevan. Agar mudah dipahami, artikel ditulis secara singkat, padat, jelas, dan komunikatif sehingga tidak bertele-tele dan bersifat ilmiah populer. Penulisan artikel juga dilakukan secara sistematis dengan susunan bagian yang teratur, sehingga pembaca dapat memahami isi tulisan secara runtut dan menyeluruh.
Berdasarkan karakteristik tersebut, penulisan artikel dari karya tulis ilmiah perlu dilakukan dengan memperhatikan ketepatan fakta, kejelasan informasi, serta penyajian gagasan yang ringkas dan sistematis agar mudah dipahami pembaca. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah tertentu agar karya tulis ilmiah dapat diolah menjadi artikel yang menarik, komunikatif, dan tetap menjaga keakuratan ilmiahnya. Berikut langkah-langkah menulis artikel dari karya tulis ilmiah.
Pertama, penulisan latar belakang, dapat diadaptasi dari Bab I karya tulis ilmiah, khususnya pada bagian yang memaparkan permasalahan penelitian. Dalam artikel, latar belakang disajikan dengan menonjolkan fenomena nyata yang terjadi di lapangan dan menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara kondisi ideal menurut teori dengan realitas yang ada. Penyajian fenomena tersebut bertujuan untuk menarik perhatian pembaca sekaligus memberikan gambaran awal mengenai urgensi permasalahan yang dibahas, sehingga pembaca memahami alasan mengapa topik tersebut penting untuk dikaji lebih lanjut.
Kedua, bagian isi merupakan inti dan bagian paling penting dalam sebuah artikel karena memuat pembahasan utama dari topik yang dikaji. Pada bagian ini, penulis menyajikan hasil kajian teori, temuan penelitian, serta analisis secara ringkas namun bermakna, dengan tetap menekankan poin-poin penting yang relevan dengan permasalahan yang dibahas. Penyajian isi yang jelas, runtut, dan berbasis data akan membantu pembaca memahami substansi penelitian sekaligus memperkuat gagasan yang ingin disampaikan melalui artikel.
Bagian terakhir dalam artikel adalah simpulan penulis yang berfungsi merangkum keseluruhan pembahasan secara singkat dan jelas. Simpulan disusun berdasarkan hasil analisis dan temuan utama yang telah dipaparkan pada bagian isi, sehingga mencerminkan jawaban atas permasalahan yang dibahas. Pada bagian ini, penulis menegaskan kembali gagasan utama artikel tanpa mengulang pembahasan secara rinci, serta dapat disertai penekanan makna atau implikasi dari hasil kajian tersebut. Simpulan yang disajikan dengan lugas dan kuat akan memberikan kesan akhir yang jelas dan meyakinkan bagi pembaca.
Mari kita tumbuhkan semangat dan kepercayaan diri untuk menulis artikel dengan cara yang lebih mudah, menyenangkan, dan bermakna, sehingga gagasan ilmiah yang dimiliki dapat tersampaikan dengan baik kepada pembaca yang lebih luas.
Oleh: Dedeh Sariah, M.Pd
Guru Bahasa Indonesia PPI 40 Sarongge